Wanita mana sih yang tidak bahagia manakala ada seorang pria mau menjadikan dirinya ratu dihatinya ??
Aku pun pernah merasakan hal itu :D
Sayang, aku tau lukamu belum sembuh.
Namun percayalah, karena di penghujung setiap malam ada pagi yang cerah, di balik batu yang besar ada mata air yang sejuk, dan setelah perjuangan ada buah ranum yang siap dipetik.
“dan disetiap waktuku ada kamu di hatiku”
Kata – kata itu yang terucap olehmu ketika aku berusaha menenangkan dirimu dari kegalauan.
Selalu manis memang ucapan dari bibirmu.
Aku merasa wanita satu – satunya dalam hati dan pikiranmu.
Pernah kau bercerita tentangnya. Dia. Dia yang dulu pernah singgah di hatimu sebelum aku. Dia yang entah aku tak tau pesonanya sampai sekarang masih sering terucap namanya dalam percakapan seharian kita.
Sadarkah kau ??
Rasa iri merajai hati, ingin ku meronta.
Tapi aku merasa bukan syapa – syapa di matamu. Aku kalah.
Yaaa,, aku kalah. Aku sudah bertanding, aku sudah berusaha, dan aku sudah sekuat tenaga untuk menjadi yang baik disampingmu. Biar waktu yang menjawabnya.
Terkadang aku ingin bertemu dengannya. Mengenalnya. Barangkali ada banyak hal yang bisa kupelajari untuk aku membahagiakanmu. Namun aku bukan dia, sayang. Aku tidak akan pernah bisa seperti dia. Karena memang AKU berbeda dengan DIA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar